Minggu, 26 April 2015

Ini Keinginan Terakhir Terpidana Mati 'Bali Nine' Sebelum Dieksekusi


Social Media
Partner Site
Login     Tribun JualBeli
Senin, 27 April 2015

Ini Keinginan Terakhir Terpidana Mati 'Bali Nine' Sebelum Dieksekusi

Minggu, 26 April 2015 23:37

Ini Keinginan Terakhir Terpidana Mati 'Bali Nine' Sebelum Dieksekusi
KOMPAS/ FIRDIA LISNAWATI
Dalam foto tahun 2006, terdakwa perkara penyelundupan heroin seberat 8,2 kilogram, Andrew Chan (kanan) dan Myuran Sukumaran, keduanya warga negara Australia, berdiri di dalam tahanan, setelah mereka divonis hukuman mati, Selasa (14/2/2006) di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Keluarga dua terpidana mati asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, mengungkap keinginan terakhir keduanya menjelang eksekusi mati yang rencananya dilakukan pekan ini.

Pada Minggu (26/4/2015), keluarga dua yang yang dikenal sebagai "Duo Bali Nine" itu berkunjung ke Lapas Besi, Nusakambangan, Cilacap, Jawat Tengah.

Myuran mendapat kunjungan dari Raji (ibu) dan saudara-saudara kandungnya, Chintu dan Brintu. Sementara itu Andrew Chan dikunjungi ibundanya, Helen, saudara lelakinya Michael, serta tunangannya Febyanti Herewila, dan pendetanya David Soper.

Perwakilan keluarga Sukumaran dan Chan kemudian menyampaikan keinginan terakhir keduanya.

"Saudara saya (Myuran) menyampaikan keinginan terakhirn, yakni bisa meluksi selama dan sebanyak mungkin dan dia sudah menemukan kedamaian tentang apapun yang mungkin terjadi," kata Chinthu.

"Dia, seperti yang kami rasakan, menilai ini ketidakadilan yang serius dan seharusnya tidak seperti ini," lanjut Chinthu.

Saudara lelaki Andrew, Michael, menambahkan, baik Andrew maupun Myuran, baik-baik saja.



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar