Jumat, 24 April 2015

Seluruh Negara Peserta KAA Kompak Dukung Kemerdekaan Palestina


Social Media
Partner Site
Login     Tribun JualBeli
Jumat, 24 April 2015

Seluruh Negara Peserta KAA Kompak Dukung Kemerdekaan Palestina

Jumat, 24 April 2015 18:57

Seluruh Negara Peserta KAA Kompak Dukung Kemerdekaan Palestina
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Bendera peserta KAA 2015 di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/4). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANDUNG - Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina kembali diserukan oleh para pemimpin negara peserta Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung, Jumat (24/4/2015).

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo menyatakan kembali mendorong penghentian kekerasan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

"Mari kita gelorakan kembali semangat Bandung, mari kita lanjutkan perjuangan pemimpin kita 60 tahun lalu, kekerasan harus dihentikan, kemerdekaan Palestina harus terus diperjuangkan," kata Presiden Jokowi dalam acara puncak Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung.

Jokowi menyebutkan semangat para pemimpin yang hadir dalam konferensi Asia Afrika pada 1955 seperti Presiden Indonesia Soekarno, PM India Jawaharal Nehru, PM Kamboja U Nu, masih dapat dirasakan.

"India adalah sebuah cita-cita, Pakistan adalah sebuah cita-cita, Myanmar adalah sebuah cita-cita, indonesia juga adalah sebuah cita-cita. Cita-cita tetang kehidupan merdeka, adil, dan sejahtera yang menginspirasi semangat Bandung. Dari kota ini mereka menggelorakan perjuangan kemerdekaan dan memperjuangkan kedaulatan. Begitulah sikap luhur para negawaran pendahulu kita. Cita-cita mereka lebih besar dari jamannya," kata Jokowi.

Sikap dukungan terhadap Palestina kembali disinggung Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab serta Ketua Uni Afrika sekaligus Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. "Afrika mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan keadilan dan merdeka di negara mereka sendiri," jelas Mugabe.

Sokongan terhadap Palestina dituangkan dalam Deklarasi Palestina, salah satu dari tiga dokumen yang disepakati di forum KAA. Sehubungan dengan itu, Presiden Joko Widodo menetapkan langkah untuk membuka konsulat kehormatan di Ramallah, Tepi Barat.



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar