Minggu, 26 April 2015

Terpidana Mati Ini Yakin tak Akan Dieksekusi dan Dimaafkan Malaikat


Social Media
Partner Site
Login     Tribun JualBeli
Senin, 27 April 2015

Terpidana Mati Ini Yakin tak Akan Dieksekusi dan Dimaafkan Malaikat

Minggu, 26 April 2015 21:58

Terpidana Mati Ini Yakin tak Akan Dieksekusi dan Dimaafkan Malaikat
Foto/net
Rodrigo Gularte 

TRIBUNPEKANBARU.COM, CILACAP - Hanya ada meja dan beberapa kursi di ruangan kosong yang berada di dalam kompleks Penjara Pasir Putih Nusakambangan. Tampaknya, ruangan itu sengaja disiapkan bagi para terpidana eksekusi mati untuk bertemu dengan keluarganya, perwakilan dari negaranya masing-masing beserta kuasa hukumnya.

Ricky Gunawan bersama dengan rombongan perwakilan dari Brasil menunggu Rodrigo Gularte. Jam menunjukkan pukul 9 pagi lebih beberapa menit. Gularte yang berkaos hitam, celana pendek putih dengan topi kuning dibalik ke belakang dengan dikawal oleh beberapa sipir masuk ke ruangan itu. "Dia masuk dengan santai," kata Ricky, Minggu (26/4).

Ricky bercerita, saat masuk ke kompleks Penjara Pasir Putih, rombongan Gularte bersama dengan rombongan dari Bali Nine, terpidana mati asal Australia. Namun karena rombongan Bali Nine sebut Ricky lebih besar, mereka jadi lebih sulit diatur sehingga rombongan Gularte bisa masuk lebih awal.

Pertemuan itu, ungkap Ricky, berlangsung hampir sekitar tiga jam setengah. Dia bersama dengan rombongan keluar dari ruangan itu ketika jam hampir menunjukkan pukul setengah 1 siang.

"Setelah kami ke luar, Gularte akan dibawa kembali ke sel isolasi. Dia didampingi dengan rohaniawan. Kalau nanti ada kunjungan lagi, Gularte akan dibawa lagi ke ruang pertemuan itu,' papar Ricky yang tengah berada lagi di Dermaga Wijayapura, Cilacap untuk kembali mengunjungi Gularte setelah pagi hingga siang tadi.

Selama pertemuan dengan Gularte, Ricky mengaku Gularte berhalusinasi ke mana-mana. "Minum air di sini (Cilacap) dan di tempat lain di dunia, harus berhati-hati karena sekarang air sudah dimasuki racun," ujar Ricky menirukan Gularte ketika ditanya bagaimana soal makanan dan minuman sehari-hari di Penjara Pasir Putih.

Lalu, Gularte kembali menyebutkan bahwa dirinya tidak akan dihukum mati karena akan diselamatkan oleh Kerajaan Brasil. "Padahal Brasil kan bukan kerajaan," ungkap Ricky.



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar