- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
Betapa Gampangnya Pelajar di Riau Peroleh Narkoba
Sabtu, 16 Mei 2015 09:04
PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM - Darurat narkoba juga terjadi di kalangan pelajar di Provinsi Riau. Bahkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdibud) Riau, Kamsol menyebut saat ini ada 2.000 lebih siswa terlibat narkoba.
"Ini sudah darurat narkoba," kata Kamsol menggambarkan kondisi itu, Jumat (15/5/2015).
Menurutnya, informasi tersebut ia peroleh dari Direktur Direktorat Bimbinginan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Sugiyono beberapa waktu lalu. Namun, untuk angka pastinya, Kamsol meminta agar dikonfirmasi ke Polda Riau.
Dijelaskannya, kondisi ini cukup menggambarkan bagaimana rentannya kelompok pelajar menjadi sasaran pengedar narkoba. Bahkan, jika sudah menjadi pengguna, tak tertutup kemungkinan para pelajar dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba. "Dikasih dulu dengan harga murah. Bisa jadi nanti dimanfaatkan jadi pengedar," kata dia.
Melihat kondisi itu, maka tanggal 20 Mei mendatang Disdikbud akan meluncurkan program Kebangkitan Riau. Program itu merupakan bagian dari peringatan Hari kebangkitan Nasional yang jatuh tepat di tanggal yang sama.
Kamsol mengatakan, peluncuran ini nantinya dilakukan dalam bentuk pembacaan ikrar untuk menghindari narkoba dan ajaran-ajaran radikal. Ikrar tersebut akan melibatkan masyarakat, pelajar, mahasiswa dan pemuda. Kemudian akan dilakukan juga pengumpulan tandatangan aksi menolak hal-hal yang merusak mental.
Selanjutnya, Disdikbud bersama sejumlah pihak terkait akan menyusun road map pemberantasan narkoba di kalangan pelajar. Diantaranya dengan merencanakan pembentukan komunitas dan satuan tugas antinarkoba di sekolah. "Kami akan surati kabupaten/kota untuk melakukan hal yang sama," paparnya.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar