- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
Ingin Sukses Dikarir? 5 Sikap Ini Perlu Dihindari
Sabtu, 16 Mei 2015 20:17
TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebagai orang yang bekerja dan telah berkeluarga, terkadang sulit untuk menyeimbangkan kehidupan antara karier dengan keluarga. Karena keduanya merupakan aspek terpenting dalam kehidupan, maka jangan sampai salah satunya dipertaruhkan di atas yang lain.
Mengutip situs Psychology Today, ada beberapa sikap yang sebaiknya Anda hindari dalam menjalani kehidupan karier dan keluarga. Sebab, jika sikap ini dilakukan, maka Anda akan kesulitan dalam menjalani salah satu atau malah keduanya.
1. Sungkan Meminta Bantuan
Bila Anda dan suami sama-sama bekerja, rasanya tidak mungkin meninggalkan anak sendirian di rumah. Untuk itu, jangan pernah sungkan untuk meminta bantuan dalam merawat anak selama Anda bekerja.
Orangtua yang sukses tidak selalu bergantung pada orang lain, namun Anda bisa juga bertukar jasa kepada orangtua atau anggota keluarga yang membantu Anda merawat anak saat Anda harus berada di kantor. Ketika orangtua merasa yakin bahwa anaknya dijaga oleh orang yang tepat, maka ia akan lebih produktif dalam pekerjaannya.
2. Membagi Waktu Secara Adil
Guna mewujudkan keseimbangan antara karier dan keluarga tidak berarti harus dapat membagi waktu secara adil. Orangtua yang sukses memahami bahwa ada kalanya ketika keluarga lebih membutuhkan waktu dan perhatiannya sementara karier membutuhkan lebih banyak energi. Mereka tidak membagi waktu secara adil, namun mereka fleksibel dalam hal waktu.
3. Ide Bahwa Tidak Ada Waktu untuk Diri Sendiri
Jika Anda tidak menjaga dan merawat diri sendiri terlebih dulu, maka Anda akan sulit untuk berlaku demikian pada orang lain. Ketika Anda merasa sangat lelah, jangan sungkan untuk memberi waktu guna menikmati "me time" Anda. Para orangtua yang sukses tahu betul bahwa menikmati diri sendiri akan membantu mereka dalam hal efisiensi dan produktivitas jangka panjang.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Human Resource Management tahun 2014, melakukan aktivitas fisik dapat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara keluarga dan pekerjaan. Memang, istirahat dan tidur yang cukup merupakan kunci penting mencapai kebugaran, namun tak ada salahnya berolahraga pula.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar