- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
Taat Beragama, Tapi Buruh Ini Tewas Bakar Dirinya Sendiri
Sabtu, 2 Mei 2015 18:52
TRIBUNPEKANBARU.COM, BEKASI - Pada penghujung hidupnya, Sebastian Manuputy (45 tahun) dikenal sebagai salah satu aktivis buruh. Saat ini, dia sedang memperjuangkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Tirta Alam Segar.
“Di akhir hayat, dia lagi mempersiapkan musyawarah unit kerja di tingkat pabrik dan berjuang K3 di pabrik PT Tirta Alam Segar,” tutur Iswan Abdullah, selaku Vice President FSPMI dan salah satu Majelis Nasional KSPI ditemui di rumah duka, Sabtu (2/5/2015).
Di mata rekan sesama pekerja, Sebastian dikenal sebagai sosok yang mempunyai komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan. Dia juga dikenal sebagai pribadi yang taat menjalankan agama.
“Almarhum, sosok yang komitmen, tegar, dan taat terhadap keyakinan sebagai muslim. Dia mengarahkan rekan pekerja di pabrik agar gigih berjuang untuk memperbaiki nasib,” ujarnya.
Pernyataan yang sama disampaikan oleh Salmah (22 tahun), istri dari almarhum. Salmah dan Sebastian merupakan rekan satu kantor.
Dia menilai suaminya selalu memperjuangkan nasib para pekerja. Salah satunya memperjuangkan agar pekerja wanita mendapatkan cuti haid.
“Dia sosok yang peduli sama teman, baik dan sabar. Dia pernah memperjuangkan rekan yang jarinya terpotong empat untuk mendapatkan haknya. Kami yang wanita juga diperjuangkan agar mendapatkan cuti haid,” tambahnya. (*)
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar