Selasa, 11 Agustus 2015

Jalan Yos Sudarso Akan Dibangun Sistim Sheet Pile dan Beton Bertulang


Social Media
Login     Tribun JualBeli
Rabu, 12 Agustus 2015

Jalan Yos Sudarso Akan Dibangun Sistim Sheet Pile dan Beton Bertulang

Selasa, 11 Agustus 2015 23:45

Jalan Yos Sudarso Akan Dibangun Sistim Sheet Pile dan Beton Bertulang
TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
BERGELOMBANG - Sejumlah pengendara melewati Jalan Yos Sudarso Pekanbaru yang bergelombang, Minggu (15/3/2015). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – DPRD Riau menyayangkan pengerjaan Jalan Yos Sudarso yang hingga saat ini belum kunjung baik kondisinya. Walau sudah dilakukan perawatan berulang kali, namun kondisi jalan tersebut tetap turun tidak beraturan, sehingga jalan tersebut tetap bergelombang.

“Bertahun-tahun Jalan Yos Sudarso dalam kondisi yang menggenaskan dan tidak layak untuk digunakan. Jalan yang terbentang dari jembatan Siak satu sampai persimpangan Jalan Sekolah sudah berulang kali dilakukan pelapisan ulang atau overlay. Namun setiap dilakukan perawatan dengan overlay, selalu mengalami penurunan konstruksi jalan,” kata Wakil DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, Selasa (11/8).

Jalan Yos Sudarso yang mengalami penurunan permukaan pada jalan selama ini menurut anggota dewan dapil Pekanbaru ini seiring dengan meningkatnya beban dan intensitas kendaraan.

“Kondisi tanah yang labil membuat jalan ini mengalami penurunan kualitas sehingga mengancam jiwa warga kami yang melewati,” ulas Dedet.

Ditambahkan Dedet, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya memang sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, dan pada tahun 2016 mendatang, kedua sisi Jalan Yos Sudarso tersebut akan dikunci dengan sistim sheet pile, sekaligus dengan parit penampungan air atau drenasenya.

“Kami sudah rapat dengan Komisi D dan dinas PU provinsi, keputusannya akan segera dilakukan perbaikan jalan, kemudian dioverlay. Kemudian di tahun 2016 InsyaAllah kami akan mengunci kedua sisi jalan dengan sheet pile dan membuat kanal yang sekaligus mengendalikan permukaan air,” imbuhnya.

Setelah selesai sheet pile sepanjang kurang lebih 2 kilometer selesai dilakukan, selanjutnya jalan akan diganti dengan kontruksi beton bertulang, atau rigid pavement. Beton bertulang ini akan menjamin penyebaran gaya tekan kesegala arah penyaluran, sehingga beban terpusat akan berkurang.

“Metode ini pun sudah saya konsultasikan dengan warga, dan Alhamdulilah banyak yang menyetujui. Jika dengan membangun metode jalan layang seperti di Cengkareng, akan lebih bagus sebenarnya, tapi biayanya sangat mahal,” tuturnya.

Ketika ditanya apakah tidak sia-sia anggaran overlay yang dilakukan jika diganti dengan rigid pavement, Noviwaldy Jusman menjawab, sebetulnya rigid pavement inilah konstruksi yang efesien dan effektif, sepanjang kontraktor pelaksananya baik.

“Mengenai biaya, nyawa manusia tentu tak bisa dibayar dengan dana miliaran rupiah, karena nyawa diatas segalanya,” tutupnya. (*)



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar