- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
- Surya Malang
Tubuh Alami Dehidrasi, Ini Tanda-tandanya
Rabu, 12 Agustus 2015 17:09
TRIBUNPEKANBARU.COM - Banyak orang yang tak menyadari saat tubuhnya mengalami dehidrasi. Apalagi dalam kondisi sehat, sering kali Anda tak sadar ketika tubuh mulai kekurangan cairan. Begitu pun saat berolahraga, masih banyak orang yang meremehkan pentingnya asupan cairan, untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
Padahal, jika tak segera diatasi, dehidrasi dapat membahayakan tubuh, bahkan hingga menyebabkan kematian. Umumnya ini terjadi, karena tak mengenali gejala dehidrasi. Dilansir WomensHealth, Greg Justice, pakar fisiologi dari AYC Fitness, Kansas City dan penulis Mind Your Own Fitness, menjelaskan tiga tanda utama tubuh dehidrasi dan membutuhkan cairan.
Sakit kepala
Ketika tubuh terus-menerus kehilangan cairan, itu berarti tubuh juga kehilangan garam yang penting bagi tubuh seperti sodium dan potasium. Karena kedua zat tersebut terkandung dalam cairan yang hilang. Yang perlu diketahui adalah, kehilangan garam benar-benar dapat mengubah susunan kimia dalam darah. Aliran darah dalam tubuh akan sampai ke otak dan perubahan kimia dalam darah akan memicu sakit kepala.
Seberapa sakit kepala Anda, tergantung dari cairan tubuh yang hilang. “Semakin banyak kehilangan cairan, semakin menurun volume darah, yang mana akan menyebabkan asupan oksigen ke otak berkurang. Ini emnyebabkan pembuluh darah di otak membesar dan menyebabkan kepala terasa semakin sakit,” ujar Justice. Intinya, kekurangan cairan berarti sakit kepala.
Urin berwarna kuning pekat
Ini berarti urin yang keluar dipenuhi dengan kotoran dan racun dari dalam tubuh. “Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, maka kotoran di dalam tubuh lebih mudah untuk keluar dengan cara yang lebih efisien,” kata Justice.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar