- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
Asrama PT Panca Eka di Siak Ludes Terbakar
Minggu, 10 Mei 2015 18:22
Laporan: Mayonal Putra
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Karyawan PT Panca Eka dan warga Lanjung, Desa Marempan Hulu, Kecamatan Siak dikejutkan kobaran api tiba-tiba membesar di asrama putra perusahaan tersebut, Minggu (10/5/15) sekitar pukul 11.00 WIB. Dua blok yang terdiri dari puluhan kamar didiami karyawan ludes, tanpa sempat menyelamatkan barang-barang milik karyawan.
Salah seorang karyawan PT Panca Eka mengaku biasa dipanggil Beni saat kejadian menerangkan, blok B berjumlah 24 kamar dan blok C sebanyak 36 kamar. 60 kamar yang yang dihuni para karyawan itu tinggal puing, tanpa sempat menyelamatkan barang-barang. Maklum, kejadian bertepatan pula pada hari libur kerja dan kebanyakan karyawan sedang berada di luar asrama.
"Kejadian begitu cepat Mas, jadi tak ada yang sempat bergegas untuk menyelamatkan isi kamar. Ya, semua pakaian dan dokumen kami terbakar. Ada ijazah kami juga yang asli berada di kamar," ujar Beni dengan raut wajah kesedihan, kepada wartawan.
Informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, kejadian itu tidak menyebabkan adanya korban jiwa. Namun, prediksi kerugian pihak perusahaan dan karyawan mencapai ratusan juta rupiah. Kejadian yang mengejutkan itu juga diduga akibat terjadinya arus pendek di salah satu ruangan asrama. Sedangkan asrama sebagian besar terbuat dari kayu.
Untuk menjinakkan kobaran api, masyarakat setempat langsung turun tangan. Ada yang membantu dengan mengoperasionalkan mesin Robin penyedot air. Mesin tersebut tampak dua unit digunakan warga. Selain itu, tiga mobil Damkar Pemkab Siak juga dikerahkan untuk memadamkan api. Sehingga petugas pemadam berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke bangunan asrama lainnya. (*)
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar