Rabu, 02 September 2015

Bebas dari Hukuman Pancung di Arab Saudi, Satinah Tiba Di Indonesia


Social Media
Login     Tribun JualBeli
Kamis, 3 September 2015

Bebas dari Hukuman Pancung di Arab Saudi, Satinah Tiba Di Indonesia

Rabu, 2 September 2015 22:39

Bebas dari Hukuman Pancung di Arab Saudi, Satinah Tiba Di Indonesia
tribunjateng/deni setiawan
Kakak ipar Satinah, Sulastri saat ditemui di kediamannya di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNPEKANBARU.COM, UNGARAN - Satinah TKW yang bebas dari hukuman mati di Arab Saudi akhirnya benar-benar sudah tiba di Jakarta Indonesia, Rabu (2/9/2015). Kondisi fisik Satinah masih harus menggunakan kursi roda karena mengalami sakit stroke beberapa bulan lalu dan hingga kini belum sembuh total.

Satinah sempat terancam hukuman mati oleh Pengadilan Buraidah Arab Saudi pada 2011 lalu. Dia terpaksa membunuh majikannya bernama Nurah Al Gharib karena membela diri. Sebelum divonis, dia dipenjara di Gaseem sejak 2009 dan kasasi pada 2010.

Mengetahui Satinah sudah tiba di Indonesia, keluarganya di Ungaran sangat senang dan mengucapkan syukur.

Sulastri (40) keluarga Satinah (42) di Jalan Kalimaya Rt 02 Rw 03 Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, menyampaikan sempat berkomunikasi dengan Satinah melalui sambungan telepon seluler, Rabu (2/9/2015) siang.

Sekitar pukul 11.30, kakak ipar Satinah itu berkomunikasi selama sekitar 10 menit. Satinah mengutarakan baru sampai di Jakarta (2/9) dan hendak dirawat terlebih dahulu di Jakarta sehingga belum tahu pasti kapan dapat tiba di Kabupaten Semarang.

"Keluarga, yakni suami saya Faeri (42) dan Nur Afriani (21) ke Jakarta tadi pagi sekitar pukul 08.00. Dan telah bertemu dengan Satinah tadi siang," kata Sulastri kepada Tribun Jateng, Rabu (2/9/2015) petang. (tribun jateng)



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar