Kamis, 03 September 2015

Celana Dalam Rajutan dari Rambut Manusia, Seperti Apa Rasanya Dipakai?


Social Media
Login     Tribun JualBeli
Kamis, 3 September 2015

Celana Dalam Rajutan dari Rambut Manusia, Seperti Apa Rasanya Dipakai?

Kamis, 3 September 2015 15:03

Celana Dalam Rajutan dari Rambut Manusia, Seperti Apa Rasanya Dipakai?
The Local
Celana dalam ini merupakan karya seni dari pengerajin asal Swedia, Nina Sparr. Ia membuatnya dengan merajut untaian rambut-rambut manusia yang setiap helainya sepanjang 40 centimeter. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Museum seni Konsthantverkarna di Örebro, wilayah bagian tengan Swedia memajang benda unik, sepasang celana rajutan.

Namun bahannya bukan dari wol yang biasa dipakai untuk membuat baju, kaos kaki atau kupluk. Celana dalam ini dirajut dari ribuan helai rambut manusia. Tak heran bila benda itu menarik perhatian banyak orang.

Celana dalam berambut tersebut merupakan karya Nina Sparr. Wanita berusia 44 tahun itu mengatakan, kebiasaan merajut rambut menjadi pakaian serta benda-benda lain sudah mendarah daging dalam keluarganya selama lima generasi.

"Di masa tua, orang-orang di dusun saya, Våmhus, di Dalarna, biasa bepergian untuk menjual rambut. Mereka menggunakan rambut tersebut untuk membuat kaos kaki agar para pria tetap merasa kering dan hangat saat pergi ke hutan. Mereka sangat miskin dan ini adalah cara untuk mendapatkan uang," jelas wanita pengerajin karya seni ini.

"Sekarang saya menggunakan teknik yang sama untuk karya seni. Saya memilih celana dalam karena lebih asyik membuat sesuatu yang tidak biasa, yang tidak anda duga ternyata bisa dibuat dengan rambut," tambahnya.

Pada The Local Swedia, Rabu (2/8/2015) Sparr mengatakan merajut benda dari rambut bukanlah hobi, melainkan sudah menjadi keahliannya.

Celana dalam yang dipajang di museum dibuat dari ribuan helai rambut manusia. Panjang masing-masing 40 centimeter. Sparr mendapatkan rambut itu dari hasil sumbangan orang-orang.



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar