- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
- Surya Malang
Soal Nama Tuhan, Ini Kata Ketua PBNU
Selasa, 1 September 2015 21:17
TRIBUNPEKANBARU.COM, KEDIRI - Beberapa waktu belakangan ini muncul nama-nama yang cukup mencuri perhatian khalayak, seperti Saiton, Nabi, hingga Tuhan. Nama yang dianggap tidak jamak digunakan itu memantik respon berbagai kalangan, antara lain dari organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU).
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj menyampaikan, pada dasarnya nama-nama tersebut bukan berarti menyalahi aturan agama, tidak pula menyebabkan dosa. Hanya saja, lanjut Said, ada etika yang dilanggar dengan penggunaan nama itu.
"Bukan berarti dosa, tapi kurang etis kepada Tuhanlah," ujar Said Aqil Siradj saat menghadiri Musyawarah Kerja Pengurus Cabang NU Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (1/9/2015).
Ketua umum NU yang baru saja terpilih untuk kedua kalinya ini merujuk pada sebuah cerita pada zaman Nabi Muhammad. Saat itu Ali bin Abi Thalib, seorang sahabat Nabi, memberikan nama Harb yang berarti perang untuk anaknya, namun hal itu ditegur oleh Nabi Muhammad yang kemudian menyarankannya nama baru yaitu Hatta.
"Berilah nama anakmu dengan nama yang baik," ujar Said menyitir sebuah dalil.
Menurutnya, nama-nama tersebut tidak akan menjadi persoalan jika bunyinya lain, seperti Hamba Tuhan maupun Pengikut Nabi. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia juga menyarankan agar nama-nama yang kini menjadi kontroversi itu diubah atau ditambah.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar