- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
- Surya Malang
Tipu Keluarga Pasien, Dokter Rawat Wanita yang Sudah Meninggal 3 Hari
Minggu, 6 September 2015 13:24
TRIBUNPEKANBARU.COM - Ingin mendapatkan uang lebih dari kerabat pasien, seorang dokter di sebuah rumah sakit wilayah Kurnool, Andhra Pradesh nekat melakukan hal yang tidak layak. Dokter itu diduga melakukan pengobatan palsu pada wanita yang sudah meninggal tiga hari sebelumnya.
Dilaporkan harian The Hindu, dilansir Zee News, keluhan disampaikan oleh Chennaiah, dari Chintakommadinne. Pasien diidentifikasi bernama Suvarthamma yang memiliki seorang bayi perempuan berusia enam-bulan.
Chennaiah mengatakan bahwa adiknya itu beserta iparnya, jatuh dari sepeda motor. Suvarthamma terluka parah dan dilarikan ke ICU di Omni Hospitals di Kurnool pada 16 Agustus.
Laporan lebih lanjut mengatakan, dokter Balaji Naik, Asif Jafri dan Roop Kumar merawat Sivarthamma selama tiga hari dan memindahkannya ke bangsal umum yang menyatakan bahwa dia pulih. Namun kemudian, ketika ia bertanya lagi, dokter yang terakhir mengatakan bahwa Suvarthamma meninggal karena penyakit jantung.
Chennaiah berkata sebenarnya telah melihat perubahan mata dan anggota badan Suvarthamma pada 24 Agustus malam. Tapi dokter membawa Suvarthamma yang sudah meninggal itu ke ICU. Menurut laporan yang disampaikan di kantor polisi, dokter menerima Rs 1,1 lakh dari kerabatnya atas tagihan medis. Padahal pasien sebenarnya telah meninggal.
"Dokter memberitahu tentang kematiannya pada 25 Agustus. Saat itu staf rumah sakit telah menerima Rs1,1 lakh dari saya atas tagihan rumah sakit," kata Chennaiah.
Pihak berwenang, Vijaya Mohan, pekan lalu, memerintahkan penyelidikan atas kasus itu. Komite yang dikepalai Joint Collector akan melakukan penyelidikan dalam seminggu, kata Vijaya Mohan District Collector. Sementara itu pihak rumah sakit belum memberikan keterangan.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar