Senin, 15 Juni 2015

Kemenag Pekanbaru Mengaku Kecolongan


Social Media
Partner Site
Login     Tribun JualBeli
Selasa, 16 Juni 2015

Kemenag Pekanbaru Mengaku Kecolongan

Selasa, 16 Juni 2015 07:41

Kemenag Pekanbaru Mengaku Kecolongan
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pekanbaru mengaku kecolongan dan tidak tahu-menahu bagaimana siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bani Asshidiqi bisa ikut ujian nasional pada tahun 2014. Sehingga bisa melanjutkan ke pendidikan tingkat SMP.

"Entah bagaimana sekolah tersebut bisa melaksanakan ujian nasional dan meluluskan siswanya. Padahal, kurikulum yang mereka pakai adalah kurikulum SD," ungkap Kepala Seksi Pendidikan Drs H Rialis MPd, Senin (16/6/2015).

Menurutnya, Kemenag sudah menghimbau MI itu segera mengurus izin sejak siswanya masih di kelas lima. Bahkan saat siswanya masih kelas empat pun sudah ada himbauan.

"Kami merasa kecolongan ada yang lulus dari sana," kata Rialis.

Ia mengatakan dari informasi yang ia dapatkan, ternyata siswa hanya diberikan Surat Kelukusan hasil Ujian Nasional (SKHUN) oleh sekolah yang berlokasi di jalan Garuda Sakti ini.

"Nah itu yang tak tahu kami bagaimana caranya, kami tak bisa memberikan komentar tentang masalah ini," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan sampai Senin (15/6/2015) belum mengurus izin sekolah mereka ke Kemenag Pekanbaru. Pihaknya telah membuka diri dan sudah menyuruh sekolah tersebut untuk mengurus surat izin. Apakah ingin menjadi SD atau MI.



from pekanbaru tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar