- Tribun Jakarta
- Warta Kota
- Tribun Jogja
- Tribun Jabar
- Surya
- Tribun Jateng
- Tribun Bali
- Banjarmasin Post
- Sriwijaya Post
- Bangka Pos
- Tribun Batam
- Tribun Jambi
- Serambi Indonesia
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Sumsel
- Pos Kupang
- Pos Belitung
Kemenag Pekanbaru Mengaku Kecolongan
Selasa, 16 Juni 2015 07:41
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pekanbaru mengaku kecolongan dan tidak tahu-menahu bagaimana siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bani Asshidiqi bisa ikut ujian nasional pada tahun 2014. Sehingga bisa melanjutkan ke pendidikan tingkat SMP.
"Entah bagaimana sekolah tersebut bisa melaksanakan ujian nasional dan meluluskan siswanya. Padahal, kurikulum yang mereka pakai adalah kurikulum SD," ungkap Kepala Seksi Pendidikan Drs H Rialis MPd, Senin (16/6/2015).
Menurutnya, Kemenag sudah menghimbau MI itu segera mengurus izin sejak siswanya masih di kelas lima. Bahkan saat siswanya masih kelas empat pun sudah ada himbauan.
"Kami merasa kecolongan ada yang lulus dari sana," kata Rialis.
Ia mengatakan dari informasi yang ia dapatkan, ternyata siswa hanya diberikan Surat Kelukusan hasil Ujian Nasional (SKHUN) oleh sekolah yang berlokasi di jalan Garuda Sakti ini.
"Nah itu yang tak tahu kami bagaimana caranya, kami tak bisa memberikan komentar tentang masalah ini," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan sampai Senin (15/6/2015) belum mengurus izin sekolah mereka ke Kemenag Pekanbaru. Pihaknya telah membuka diri dan sudah menyuruh sekolah tersebut untuk mengurus surat izin. Apakah ingin menjadi SD atau MI.
from pekanbaru tribunnews
0 komentar:
Posting Komentar